Template Channel
Mulai workflow multi-agent yang sudah disiapkan dalam satu klik — code review, bug fix, penulisan test, dan lainnya.
Setup workflow multi-agent dari awal membutuhkan pemikiran: agent mana memainkan peran apa, apa prompt awalnya, urutan apa yang terjadi? Template melakukan pekerjaan ini untuk Anda. Template adalah channel yang sudah dikonfigurasi dengan peran agent yang ditentukan dan prompt awal, sehingga Anda bisa memulai workflow yang terbukti dalam satu klik.
Apa Itu Template?
Template mengemas tiga hal bersama:
- Peran agent — siapa melakukan apa (misalnya "satu agent investigasi, satu agent memperbaiki")
- Prompt awal — pesan pembuka yang menggerakkan workflow
- Prefix nama channel — sehingga channel diberi nama yang bermakna secara default
Saat Anda memulai template, Anda memilih terminal mana yang terbuka mengisi setiap peran, lalu channel terbuka dengan prompt awal sudah terkirim.
Template Bawaan
1DevTool hadir dengan empat template siap pakai:
Fix Bug
Tiga agent bekerja bersama untuk membasmi bug. Agent pertama menginvestigasi issue dan mengidentifikasi akar masalah. Agent kedua menerapkan perbaikan. Agent ketiga menjalankan test dan memverifikasi perbaikan bekerja dan tidak merusak apa pun. Anda memberikan deskripsi bug dan template mengatur sisanya.
Code Review
Satu agent membaca diff atau file dan memposting review terstruktur: apa yang terlihat bagus, apa yang bisa ditingkatkan, dan apa yang mungkin merupakan bug. Berguna setelah Anda membuat perubahan dan ingin sepasang mata kedua sebelum commit.
Write Tests
Agent membaca kode Anda dan menulis test case yang mencakup path logika utama, edge case, dan kondisi error. Arahkan ke file atau fungsi dan itu menghasilkan file test siap jalankan.
Document Code
Agent membaca source code dan menulis dokumentasi yang jelas: docstring fungsi, bagian README, atau referensi API lengkap. Bagus untuk mengejar ketertinggalan dokumentasi setelah sprint pekerjaan fitur.

Cara Menggunakan Template
- Buka panel Channels dari sidebar kiri.
- Klik tombol Templates di bagian atas panel.
- Jelajahi template yang tersedia dan klik yang Anda inginkan.
- Dialog setup muncul. Untuk setiap peran di template, pilih terminal mana yang terbuka mengisi peran tersebut.
- Tambahkan konteks spesifik apa pun yang diminta template (misalnya deskripsi bug, file yang direview).
- Klik Start. Channel terbuka dan workflow dimulai secara otomatis.
Buat Template Anda Sendiri
Setelah Anda setup workflow channel yang Anda sukai, Anda bisa menyimpannya sebagai template untuk digunakan ulang:
- Buka channel yang ingin Anda simpan.
- Klik menu ... di header channel.
- Pilih Save as Template.
- Beri template nama dan deskripsi singkat.
- Template muncul di daftar template pribadi Anda saat membuka panel Templates berikutnya.
Template kustom sangat berguna untuk workflow tim — proses yang tim Anda jalankan berulang kali yang akan mendapat manfaat dari setup awal yang konsisten setiap saat.
Tip: Saat membuat template, sertakan prompt awal yang jelas. Semakin spesifik pesan pembuka, semakin sedikit setup yang perlu Anda lakukan setiap kali menggunakan template.